1.
Apa
bedanya kata النعمة dan النعيم dalam al-qur’an?
Kata النعمة terdapat dalam beberapa
ayat dalam al-qur’an
ö@y ûÓÍ_t/ @ÏäÂuó Î) öNx. Oßg»oY÷s?#uä ô`ÏiB ¥pt#uä 7puZÉit/ 3 `tBur öAÏdt7ã spyJ÷èÏR «!$# .`ÏB Ï÷èt/ $tB çmø?uä!%y` ¨bÎ*sù ©!$# ßÏx© É>$s)Ïèø9$# ÇËÊÊÈ
211.
Tanyakanlah kepada Bani Israil: "Berapa banyaknya tanda-tanda
(kebenaran)[132] yang nyata, yang telah Kami berikan kepada mereka". dan
Barangsiapa yang menukar nikmat Allah[133] setelah datang nikmat itu
kepadanya, Maka Sesungguhnya Allah sangat keras siksa-Nya. (al-baqarah : 211)
(#qßJÅÁtGôã$#ur È@ö7pt¿2 «!$# $YèÏJy_ wur (#qè%§xÿs? 4 (#rãä.ø$#ur |MyJ÷èÏR «!$# öNä3øn=tæ øÎ) ÷LäêZä. [ä!#yôãr& y#©9r'sù tû÷üt/ öNä3Î/qè=è% Läêóst7ô¹r'sù ÿ¾ÏmÏFuK÷èÏZÎ/ $ZRºuq÷zÎ) ÷LäêZä.ur 4n?tã $xÿx© ;otøÿãm z`ÏiB Í$¨Z9$# Nä.xs)Rr'sù $pk÷]ÏiB 3 y7Ï9ºxx. ßûÎiüt6ã ª!$# öNä3s9 ¾ÏmÏG»t#uä ÷/ä3ª=yès9 tbrßtGöksE ÇÊÉÌÈ
103.
dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu
bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu
(masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu
menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu
telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya.
Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat
petunjuk. (ali imran 103)
øÎ)ur tA$s% 4ÓyqãB ÏmÏBöqs)Ï9 (#rãà2ø$# spyJ÷èÏR «!$# öNà6øn=tæ øÎ) Nä39pgUr& ô`ÏiB ÉA#uä cöqtãöÏù öNä3tRqãBqÝ¡o uäþqß É>#xyèø9$# cqçt¿o2xãur öNä.uä!$oYö/r& cqãóstGó¡tur öNà2uä!$|¡ÎS 4 Îûur Nà6Ï9ºs ÖäIxt/ `ÏiB öNà6În/§ ÒOÏàtã ÇÏÈ
6. dan (ingatlah),
ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika
Dia menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa
kamu dengan siksa yang pedih, mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu,
membiarkan hidup anak-anak perempuanmu; dan pada yang demikian itu ada cobaan
yang besar dari Tuhanmu". (ibrahim :6)
Dari beberapa ayat yang terdapat kata (تعمة),
semuanya menunjukan pada makna kenikmtan yang bersifat duniawi, baik kata itu
dalam bentuk mufrod ataupun jama’
Adapu kata النعيم terdapat dalam surat :
ßìyJôÜtr& @à2 <ÍöD$# öNåk÷]ÏiB br& @yzôã sp¨Zy_ 5OÏètR ÇÌÑÈ
38.
Adakah Setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam syurga yang
penuh kenikmatan?, (al-ma’arij : 38)
ÓÍ_ù=yèô_$#ur `ÏB ÏprOuur Ïp¨Yy_ ÉOÏè¨Z9$# ÇÑÎÈ
85.
dan Jadikanlah aku Termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh
kenikmatan, (asy-syuaara : 85)
¨bÎ) úïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏJtãur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# óOÎgÏöku Nåk5u öNÍkÈ]»yJÎ*Î/ ( Ìôfs? `ÏB ãNÍkÉJøtrB ã»yg÷RF{$#
Îû ÏM»¨Zy_ ÉOÏè¨Z9$# ÇÒÈ
9.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka
diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya[670], di bawah mereka
mengalir sungai- sungai di dalam syurga yang penuh kenikmatan. (yunus : 9)
Adapun kata (النعيم) yang terdapat dalam al-qur’an adalah
menjelaskan tentang kenikmatan ukhrawi.
No comments:
Post a Comment