Oleh:
Kang YS
Semenjak
dikeluarkan dari surga karena enggan bersujud kepada Adam as, maka iblis
menyatakan sumpah untuk menggelincirkan dan menggoda Adam dan anak cucunya dari
kebenaran. Vonis neraka sudah melekat padanya dan tidak akan bisa dihindarkan
lagi, sehingga iblis bertekad untuk menggoda anak Adam agar tejerumus pada
kesesatan sehingga semakin banyak manusia yang akan menemaninya kelak di
neraka.
Selama
ini kita hanya mengenali kesombongan iblis saja tanpa melihat sisi positif yang
bisa kita ambil hikmahnya. Iblis mempunyai seribu satu cara untuk menggoda dan
mengajak manusia pada kesesatan. Setidaknya ada empat cara Iblis menggoda
Manusia seperti tergambar dalam Al-Qur’an:
قال فبما اغوبتني لاقعدن لهم صراطك المستقيم, ثم لاتينهم
من بين ايديهم ومن خلفهم وعن ايمانهم وعن شمائلهم ولاتجد اكثرهم شاكرين
Artinya:
“Iblis
menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar
akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya
akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari
kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur
(taat).” (al-A’raf 7: 16-17)
Ada empat cara iblis menggoda manusia yang
tetrdapat dalam ayat diatas, seperti apa yang dikatakan oleh Ibnu Abbas:
Pertama, dari arah depan: urusan akhirat, bahwasannya tidak ada hari kebangkitan,
tidak ada surge dan neraka, tidak ada pembalasan dan siksaan. Setan menggoda
Manuisa agar lupa akhirat.
Kedua, dari arah belakang: urusan Dunia, dibuatnya Dunia itu menjadi indah dan
dihiasinya dengan perkara-perkara menyenangkan nafsu Manusia. Setan menggoda
agar Manusia menikmati keindahan Dunia agar Lupa akhirat.
Ketiga, dari arah Kanan: Amal kebaikan, yaitu dijadikannya manusia
berlambat-lambat dan bermalas-malas dalam kebaikan dan ibadah.
Keempat, dari arah Kiri: Maksiat dan perbuatan amoral, dihiasinya perbuatan mksiat
agar dipandang indah dan baik, dan diserunya agar manusia terjerumus
kedalamnya.
Inilah cara Iblis menggoda dan menjerumuskan
Manusia ke dalam kesesatan, Ibnlis tidak pernah putus asa menggoda manusia agar
lalai dai ibadah dan kebaikan, agar lupa akhirat dan terus menikmati dunia yang
fana ini, agar terjerumus dalam kemaksiatan. Ketika gagal menggodal dari depan;
urusan akhirat, dia menggoda dari arah belakang;urusan dunia, ketika itupun
tidak berhasil maka dia tetap menggoda dari arah kanan dan kiri,begitulah
kegigihan setan dalam menggoda Manuisa yang tak kenal lelah dan putus asa.
Sisi positif
yang dapat kita ambil dari iblis dalam menggoda manusia adalah
kegigihannya yang tak kenal lelah. Dalam hal ini kita harus meniru kegigihan
iblis dalam menggoda manusia, yang kita tiru hanya kegigihannya tapi bukan
menggoda manusianya. Kita pun harus meniru strategi iblis dalam menghadapi
godaan iblis, tetap semangat dalam menghadapi godaannya dan tak boleh menyerah
begitu saja atas tipu muslihat iblis. Sifat gigih dan semangat pantangmenyerah
juga harus ada pada dir setiap muslim dalam menghadapi segalah hal, termasuk
beribadah, belajar, berjihad dsb. Itulah hikmah yang bisa kita ambil dari
kegigihan iblis menggoda dan menjerumuskan manusia.

No comments:
Post a Comment