Siklus
Air
Oleh: Kang YS
a. Hujan
dalam kadar tertentu
“Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang
diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah
kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).”(Az-Zukhruf, 43: 11)
Penelitian modern menunjukan bahwa
dalam satu detik, sekitar 16 juta ton air menguap dari Bumi yang berarti 513
triliun ton per tahun. Angka ini ternyata sama dengan jumlah hujan yang jatuh
ke Bumi dalam satu tahun. Hal ni berarti air berputar dalam siklus yang
seimbang menurut ukuran dan kadar tertentu10.
b. Bagaimana
hujan terbentuk
“Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu
menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya,
dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan ke luar dari
celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang
dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira.”(Ar-Rum, 30: 48).
Semua tahap pembentukan hujan
dalam ayat di atas sesuai dengan ilmu pengetahuan dan fenomena alam, dan
tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar.
c. Hujan
menghidupkan kembali tanah yang mati
“Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar
gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit
air yang amat bersih. Agar, Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah)
yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari
makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.” (Al-Furqon, 25:48-49).
Garam-garam yang turun bersama
hujan merupakan contoh kecil pupuk yang biasa digunakan unutk meningkatkan
produktivitas (kalsium, magnesium, kalium, dll).
logam-logam berat dari jenis yang ditemukan
dalam aerosol menciptakan unsur-unsur yang meningkatkan produktivitas selama
pertumbuhan dan produksi tanam, hujan merupakan pupuk yang sangat penting11.

No comments:
Post a Comment